LEBAK, (suarasiber.co.id) – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Garu, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, meraih hasil maksimal dengan nilai 100 dalam evaluasi operasional yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hasil tersebut menjadi kabar membahagiakan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas komitmen SPPG Pasir Garu dalam menjaga kualitas operasional pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Capaian itu juga menjadi motivasi bagi jajaran SPPG Pasir Garu untuk terus mempertahankan standar pelayanan, kedisiplinan operasional, kebersihan, keamanan pangan, serta kualitas penyediaan makanan bergizi bagi para penerima manfaat.

Investor/Mitra SPPG Pasir Garu, H. Yusup Nabhani, mengatakan hasil evaluasi dengan nilai 100 merupakan sebuah kebanggaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga secara berkelanjutan.

“Nilai 100 bukan sekadar angka, tetapi menjadi cermin bahwa kerja keras seluruh tim dalam menjaga kualitas operasional mendapat apresiasi. Kami tentu bersyukur dan berterima kasih kepada BGN atas evaluasi serta kepercayaannya,” ujar H. Yusup

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Justru, capaian itu harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG dari waktu ke waktu.

“Kami ingin menjadikan capaian ini sebagai titik tolak untuk terus berbenah. Prinsip kami sederhana, kualitas harus dijaga, pelayanan harus ditingkatkan, dan setiap makanan yang disajikan harus benar-benar memberikan manfaat bagi penerima program,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPPG Pasir Garu, Wirman Syah Dachi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab dalam menjalankan operasional SPPG.

Ia menilai hasil evaluasi BGN merupakan buah dari kerja bersama yang membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap setiap tahapan pelayanan.

“Kami sangat bersyukur mendapatkan hasil evaluasi yang maksimal. Ini tentu menjadi kebahagiaan bagi seluruh keluarga besar SPPG Pasir Garu. Terima kasih kepada BGN atas evaluasi dan apresiasinya,” ungkap Wirman.

Wirman menegaskan, capaian tersebut bukan akhir dari perjuangan, melainkan menjadi tantangan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan.

“Kami tidak ingin berhenti pada angka 100. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kualitas itu bisa dipertahankan setiap hari. Karena di balik setiap makanan yang kami siapkan, ada harapan untuk mendukung tumbuh kembang dan masa depan generasi penerus,” tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh personel SPPG Pasir Garu akan terus membangun budaya kerja yang mengedepankan kualitas, kebersihan, ketepatan waktu, keamanan pangan, dan pelayanan.

“Kepercayaan adalah amanah. Karena itu, kami akan terus bekerja dengan hati, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Semoga SPPG Pasir Garu dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan program MBG,” pungkasnya.

Capaian nilai 100 dalam evaluasi operasional BGN tersebut sekaligus menjadi momentum bagi SPPG Pasir Garu untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan pemenuhan gizi yang berkualitas, profesional, dan berkelanjutan bagi masyarakat.(Azhari)