PANDEGLANG,(suarasiber.co.id)-Momentun halalbihalal menjadi momen tepat saling memaafkan antara sesama, sebab, menurut K.H Jamaludin mubaligh dari solok jengkol Kecamatan Cipeucang, saling memaafkan atas dosa yang pernah dilakukan sangatlah penting agar tidak menjadi ganjalan saat hendak masuk ke surga Allah.Swt

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Setiap muamalah yang berhubungan satu sama lainnya berpotensi adanya perbuatan salah, hakul adami ini jangan dianggap sepele, ini harus segera dilakukan permohonan maaf,” hal demikian yang di katakan K.H Jamaludin saat tausiyah pada kegiatan halal bihalal 1443 H Jajaran Pemerintah Kabupaten Pandeglang di Masjid Agung Ar – Rahman, jumat (13/5/2022).

“Disinilah pentingnya saling memaafkan sesama manusia, sebab sekalipun kita beribadahp dengan baik jika masih ada permasalahan dalam muamalah tentu tidak akan sempurna,” ujarnya

Dalam prosedur permohonan maaf menurut mubaligh kondang K.H Jamaludin, harus kompak yaitu ada yang meminta maaf dan yang memaafkan.

“Maka acara halal bihalal harus saling memaafkan dengan iklas,. dan di antara orang yang bertaqwa disisi Allah adalah mereka yang bisa memaafkan,” pungkasnya

Sementara bupati pandegang @irnadimyati mengatakan, dirinya mengucapkan terima kasih atas tausiyah yang disampaikan K.H Jamaludin,. Dengan tausiahnya akan memotivasi para pegawai untuk meningkatkan tali silaturahmi dan saling memaafkan.

“Banyak khilaf yang kita lakukan baik di sengaja maupun tidak di sengaja, dengan saling memaafkan insya allah membawa keberkahan,” kata irna

Pihaknya juga mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin untuk seluruh warga masyarakat pandeglang, karena ada masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Kita tahun ini fokus jakamantul, yang sudah terbangun program jakamantul tahun 2022 kurang lebih 50 km, semoga tahun 2024 pembangunan insfratruktur khususnya jalan kewenangan Kabupaten bisa terselesaikan,” pungkasnya

Reporter : Azhari