Mohon maaf, ada koreksi Siaran Pers Paguyuban Sumedang Larang. Pada alinea kedua kalimat terakhir ditambahkan kalimat Selain itu dihadiri juga Gabungan Pemuda Rantau Sumedang (GPRS). Berikut Siaran Pers yang sudah dikoreksi :
Siaran Pers
Paguyuban Sumedang Larang Banten Rayakan Milangkala ke-3
Paguyuban Sumedang Larang (PSL) Banten Rayakan Milangkala ke-3, Minggu, 19 Februari 2023 di Balai Budaya Kab. Pandeglang, Provinsi Banten. Hadir dalam kesempatan tersebut Mahapatih Keraton Sumedang Larang Rd. Lili Jamur Sumawilaga dan Danrem 064 Maulana Yusuf, Brigjen TNI Tatang Subarna, yang berasal dari Kec. Jatinangor Kab. Sumedang.
Sekitar seribu warga Provinsi Banten keturunan Sumedang memenuhi halaman Balai Budaya Kab. Pandeglang. Semua berbaur dengan keturunan Sumedang lainnya, seperti perkumpulan Sadulur Salembur Sumedang (S3), yaitu keturunan Sumedang yang merantau di Bogor Raya, Jawa Barat serta Ikatan Wargi Sumedang (IWS) Sukabumi, yaitu perkumpulan keturunan Sumedang di Sukabumi, Jawa Barat. Selain itu, dihadiri pula Gabungan Pemuda Rantau Sumedang (GPRS)
Acara diawali dengan arak-arakan pengantin sunat dengan menggunakan delman keliling Alun-alun Pandeglang. Arak-arakan lepas Pupuhu (Ketua Umum) PSL Banten, Dudung Permana didampingi para pengurus lainnya. Sementara proses sunatan berlangsung, dilaksanakan pagelaran seni budaya.
Dudung Permana menjelaskan, PSL Banten merupakan perkumpulan orang-orang Sumedang yang ada diwilayah Provinsi Banten baik itu yang lahir di sumedang atau keturunan Sumedang. Visi dan Misi PSL Banten adalah silaturahmi dan sosial. Visi ini adalah bersatu padunya orang-orang Sumedang yang ada di Provinsi Banten untuk turut serta membangun Banten serta memberikan manfaat untuk Masyarakat.
Misi sosial menurut Dudung, sudah diimplementasikan dalam wujud membantu warga Banten keturunan Sumedang khususnya dan Masyarakat Banten pada umumnya. Beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan PSL Banten diantaranya membantu masyarakat yang terdampak bencana yang terjadi di Wilayah Banten. “Selain itu, PSL Banten selalu melaksanakan bhakti sosial dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan berupa santunan anak yatim, perbaikan mushola- yang ada di perkampungan-perkampungan serta memperbaiki sarana dan prasarana di wilayah terpencil,” katanya.
Sementara itu,
Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Kab. Pandeglang Rd. Gunara Daradjat yang hadir mewakil Bupati Pandeglang Irna Natulita Dimyati Natakusumah mengapresiasi keberadaan PSL Banten di Banten, khususnya Pandeglang. “PSL Banten sudah dirasakan manfaatnya dalam pemberdayaan masyarakat di Pandeglang,” katanya.
Mahapatih Keraton Sumedang Larang, Rd. Lili Jamhur Suyadilaga berharap PSL Banten bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah di Banten. PSL Banten harus bisa bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam membangun Banten.
Lili Jamhur juga mengatakan Sumedang sudah ditetapkan sebagai Puser (pusat) Budaya Sunda. Sesuai fungsinya, saat ini keraton adalah sebagai pusat budaya, untuk Keraton Sumedang Larang sebagai pusat budaya sunda. Untuk itu, Lili berharap PSL Banten bisa menjadi kepanjangan tangan dari centrum budaya sunda di Banten. “PSL Banten harus bisa bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah di Banten untuk melestarikan dan mengembangkan Budaya Sunda,” tandasnya.
Sementara itu Tatang Subarna yang disapa akrab Abah yang juga putra asli Sumedang berpesan bahwa orang Sumedang yang ada di luar Sumedang harus bisa bermanfaat untuk wilayah yang ditempatinya. Selain itu, Abah menegaskan kepada PSL Banten untuk guyub bersatu padu membangun lemah cai (tanah air). Namun, jangan lupa juga kepada dulur salembur yang ada di luar Sumedang.
“PSL Banten harus bisa membawa manfaat dan berkah kepada semua wilayah khususnya Provinsi Banten.,” katanya.
Milangkala PSL Banten ke-3 dilaksanakan dengan beragam kegiatan antara lain melaksanakan sunatan masal dan santunan anak yatim atau yatim piatu, serta pagelaran seni dan budaya. Dalam kesempatan itu pula diluncurkan lagu Karatagan (Mars) Paguyuban Sumedang Larang karya Abah Alam Sukmaja Putera,asli putra Sumedang yang sekarang menjadi Warga Kab. Pandeglang. Sementara agenda milangkala merupakan ajang silaturahmi tahunan orang-orang Sumedang di Provinsi Banten. Milangkala dilaksanakan bergiliran di wilayah Provinsi Banten. Untuk Milangkala ke-4 PSL Banten akan dilaksanakan di Kab. Lebak Provinsi Banten,(suarasiber.co.id) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyerahkan bantuan benih padi dan pupuk kepada petani yang terdampak puso akibat banjir. Pemkab juga menyerahkan bantuan ternak sapi dan Kick Off pelaksanaan Lumpy Skin Disease (LSD) pada Ternak Sapi, sebagai perwujudan pemenuhan kebutuhan pangan nabati dan hewani di Kabupaten Tangerang.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika, mengatakan, sehubungan dengan tingginya curah hujan pada akhir tahun 2022 sampai awal tahun 2023, terjadi kerusakan tanaman akibat banjir di pertanaman padi sawah di wilayah Kabupaten Tangerang dengan luasan yang terdampak seluas 217 hektare.
“Jumlah kelompok tani yang terkena puso sebanyak 22 Poktan dan 264 orang petani. Untuk meminimalisir kerugian petani dan mempertahankan luas tanam padi sawah, kami telah mengajukan permohonan bantuan benih seluas areal pertanaman yang terkena puso yaitu 113 ha atau sebanyak 2.825 kilogram benih padi ke Dinas Pertanian Provinsi Banten,” terangnya.
Namun, dapat direalisasikan sebesar 2.260 kilogram. Kekurangan sebesar 565 kilogram dapat dipenuhi dari cadangan benih daerah hasil dari penangkaran UPTB Perbenihan dan Pembibitan Tanaman Dinas PKP Kabupaten Tangerang. Kebutuhan benih untuk petani yang terdampak puso dapat dipenuhi 100 persen.
Kemudian pada tanggal 31 Januari 2023 bertempat di Gudang Pupuk Kujang Lini III Jl. Raya Mauk-Tangerang, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang menyerahkan kepada Dinas PKP Kabupaten Tangerang barang bukti hasil penyitaan pupuk bersubsidi. Pupuk bersubsidi tersebut juga didistribusikan.
Dia melanjutkan, selain pemberian benih padi dan pupuk dalam hal ini juga UPT Pembibitan Ternak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang menyerahkan bantuan 3 ekor Sapi betina kepada poktan Penerima Bantuan.
Pihaknya juga melakukan pengobatan dan vaksinasi yang dilaksanakan oleh tim Vaksinator LSD yang terdiri dari Medik Veteriner, pelaksana dan petugas inseminator melakukan vaksinasi LSD di lokasi radius 10 kilometer untuk saat ini.vaksin yang tersedia sebanyak 1300 dosis bantuan dari Kementan RI melalui Dinas Pertanian Provinsi sebanyak 800 dan dari daerah kasus dan dari PT TUM 300 dosis sebanyak 210 ekor sapi sudah tervaksin LSD.
“Untuk mencegah penularan kepada hewan lainya kami (DPKP Kab. Tangerang) gencar melakukan sosialisasi kewaspadaan LSD kepada para peternak sapi, pelaku usaha rumah potong hewan dan feedlotter sebanyak 45 orang,” ujarnya. (Humas/Heri)


