Bekasi, (suarasiber.co.id) – Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi mengaku telah menerima laporan hasil pelaksanaan Bekasi Pasti Kerja Expo 2025, sebuah job fair yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) pada 27 Mei 2025 lalu. Namun, isi laporan tersebut masih dirahasiakan karena belum dibahas secara internal.
Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, *Teten Kamaluddin*, saat dikonfirmasi pada Minggu (10/8/2025).
“Kemarin (Jumat), saat kami menggelar rapat audiensi bersama forum BKK dari sejumlah SMK dan mengundang Disnaker, mereka menyerahkan berkas laporan hasil job fair. Tapi karena waktunya terbatas, laporan itu belum sempat kita bahas,” ujar Teten.
Ia menyatakan bahwa laporan akan dipelajari terlebih dahulu dalam waktu dekat sebelum dipublikasikan. “Saya belum baca. Nanti akan saya telaah dan nilai dulu, apakah program ini efektif atau tidak. Mungkin dalam minggu ini kami akan pelajari dulu, baru kami sampaikan ke publik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Teten menegaskan bahwa apabila ditemukan ketidaksesuaian antara laporan dan kondisi di lapangan, program job fair tersebut berpotensi untuk dievaluasi atau bahkan diganti.
“Bisa saja programnya diganti, karena selama ini hasil akhir dari job fair kurang jelas. Kami tidak hanya ingin melihat data di atas kertas, tapi juga akan mengecek langsung ke perusahaan yang berpartisipasi. Apakah data yang dilaporkan sesuai dengan kenyataan di lapangan,” pungkasnya. (adv/setwan)


