LEBAK, (suarasiber.co.id) — Suasana haru menyelimuti kediaman almarhumah, warga Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, ketika sejumlah pejabat setempat datang menyampaikan belasungkawa. Kepala Puskesmas Leuwidamar, Camat Leuwidamar, Kapolsek, dan Kepala Desa setempat mengunjungi keluarga korban meninggal dunia, Kamis (31/10/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk empati sekaligus tanggung jawab moral atas musibah yang menimpa warga.

Dalam kesempatan itu, Kepala Puskesmas Leuwidamar, H. Kumajaya, S.sos, M.Kes menyampaikan rasa duka cita mendalam dan permohonan maaf atas peristiwa tersebut.

“Kami atas nama seluruh jajaran Puskesmas Leuwidamar turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika dalam proses pelayanan ada kekurangan atau kelalaian. Kejadian ini menjadi pelajaran dan evaluasi penting bagi kami untuk melakukan perbaikan ke depan,” ujar H, Kumajaya di hadapan keluarga korban.

Anak korban Heti menceritakan bahwa ibunya dibawa ke Puskesmas Leuwidamar dalam kondisi sakit dan sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, menurutnya, keluarga sempat meminta agar pasien segera dirujuk ke rumah sakit karena kondisi semakin menurun.

“Kami sudah minta agar ibu dirujuk ke rumah sakit, tapi pihak Puskesmas tidak memberikan surat rujukan, Karena kondisi ibu makin parah, kami akhirnya membawa ibu sendiri ke RS Umum Adji Darmo. Tapi sesampainya di sana, ibu tidak tertolong dan meninggal dunia,” ungkap Heti dengan nada sedih.

Keluarga korban mengaku kecewa dengan pelayanan Puskesmas Leuwidamar yang dinilai lamban dan tidak responsif terhadap permintaan rujukan.

Sementara itu, Plt. Camat Leuwidamar, H. Agung Nugraha menyampaikan, sebagai pelayan masyarakat, kami merasa sangat berduka dan turut merasakan kesedihan keluarga korban.

“Ini bukan sekedar musibah tapi juga teguran bagi kita semua agar lebih peduli terhadap keselamatan dan kesehatan warga, kami berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,”ujarnya.

Hal senada disampaikan Kapolsek Leuwidamar, Iptu Tjik Denmark, Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak baik tenaga kesehatan maupun masyarakat, untuk lebih mengedepankan komunikasi, kesabaran, dan tanggung jawab bersama demi kebaikan pelayanan publik di wilayah Leuwidamar.

Kepala Puskesmas Leuwidamar menambahkan, H. Kumajaya, S.sos, M.Kes, pihaknya akan mengevaluasi prosedur pelayanan, termasuk mekanisme rujukan pasien agar lebih cepat dan tepat.

“Kami akan lakukan pembenahan internal. Setiap nyawa warga sangat berharga bagi kami,” ucapnya.

Kunjungan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk almarhumah dan penyerahan santunan duka dari pemerintah kecamatan serta perangkat desa. (Azhari)