LEBAK, (suarasiber.co.id) — Mahasiswa Praktik Kerja Nyata (PKN) Kelompok II Sekolah Tinggi Agama Islam KH. Abdul Kabier (STAIKH) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, mereka sukses menggelar peresmian Taman Baca Masyarakat (TBM) yang dirangkaikan dengan kegiatan membaca buku serta melukis batik menggunakan konsep asam dan basa, bertempat di Desa Bojong Cae, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Minggu (21/12/2025).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat, khususnya anak-anak dan remaja desa. Sejak pagi hari, warga mulai memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti berbagai rangkaian acara yang bersifat edukatif, kreatif, dan inspiratif. Peresmian Taman Baca Masyarakat ini diharapkan menjadi sarana peningkatan minat baca sekaligus ruang belajar bersama bagi masyarakat Desa Bojong Cae.

Ketua Koordinator PKN Kelompok II STAIKH, Fauzi, menyampaikan bahwa pendirian Taman Baca Masyarakat merupakan bagian dari program unggulan mahasiswa PKN dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa.

Menurutnya, budaya literasi harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki wawasan luas dan pola pikir kritis.

“Taman baca ini kami hadirkan sebagai ruang belajar yang ramah dan terbuka untuk semua kalangan. Kami ingin anak-anak terbiasa membaca, belajar, dan berkreasi. Kegiatan melukis batik dengan konsep asam basa juga kami kemas secara edukatif agar mereka belajar sains dengan cara yang menyenangkan,” ujar Fauzi.

Selain peresmian TBM, mahasiswa PKN juga menggelar kegiatan melukis batik menggunakan bahan alami berbasis asam dan basa, yang bertujuan mengenalkan konsep dasar ilmu pengetahuan sekaligus melatih kreativitas anak-anak. Kegiatan ini mendapat perhatian khusus karena dinilai unik dan jarang dilakukan di tingkat desa.
Salah satu warga Desa Bojong mengaku sangat terbantu dengan adanya Taman Baca Masyarakat tersebut.

Ia berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa PKN. Anak-anak jadi punya tempat membaca dan belajar. Kegiatannya juga menarik, tidak membosankan. Semoga taman baca ini terus berjalan dan bermanfaat untuk jangka panjang,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PKN Kelompok II STAIKH Abdul Kabier berharap dapat meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bojong Cae, khususnya dalam menumbuhkan budaya literasi, kreativitas, serta kepedulian terhadap pendidikan sejak usia dini.

Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi bersama masyarakat, kehadiran Taman Baca Masyarakat di Desa Bojong Cae menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di daerah pedesaan.(Azhari)