LEBAK, (suarasiber.co.id) – Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dilakukan Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pasir Garu, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten. Salah satunya melalui kegiatan senam bersama yang digelar rutin, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan tersebut tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga, melainkan bagian dari strategi membangun tim yang sehat, solid, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat penerima manfaat.
Seluruh anggota tim SPPG tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam. Suasana akrab dan penuh energi positif mencerminkan kekompakan yang terus dibangun sebagai fondasi utama dalam menjalankan program pemenuhan gizi.
Investor/Mitra SPPG Pasir Garu, H. Yusup Nabhani, menegaskan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sangat ditentukan oleh kesiapan dan kondisi tim di lapangan.
“Pelayanan yang optimal berawal dari tim yang sehat dan solid. Melalui senam bersama ini, kami ingin memastikan seluruh anggota tim tetap bugar, bersemangat, dan memiliki kekompakan yang kuat dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, kegiatan tersebut akan terus dijadikan bagian dari budaya kerja guna menjaga konsistensi kualitas layanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Pasir Garu, Eros Rosita, menekankan bahwa kegiatan kebersamaan seperti senam memiliki peran penting dalam memperkuat sinergi tim.
“Ini bukan hanya soal olahraga, tetapi bagaimana membangun kebersamaan, menjaga semangat, dan memperkuat koordinasi tim. Dengan tim yang sehat dan kompak, pelayanan kepada masyarakat tentu bisa lebih maksimal dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Menurut Eros, kekuatan tim yang terjaga secara fisik dan mental akan berdampak langsung pada kualitas distribusi dan pelayanan program MBG di lapangan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Melalui kegiatan sederhana namun berdampak ini, SPPG MBG Pasir Garu menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam pemenuhan gizi, tetapi juga dalam membangun sistem kerja yang profesional, humanis, dan berkelanjutan demi mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.(Azhari)


