LEBAK, (suarasiber.co.id) – Pemerintah Desa Asem, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, menyalurkan bantuan pangan kepada 303 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Minggu (7/6/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bantuan yang disalurkan berupa beras sebanyak 20 kilogram (dua karung masing-masing 10 kilogram) dan minyak goreng kemasan MinyaKita sebanyak 4 liter untuk setiap penerima.

Program bantuan tersebut merupakan gabungan dari sejumlah skema bantuan sosial, di antaranya Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan kesejahteraan sosial (Kesra) yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Penyaluran bantuan dipusatkan di kantor desa dan berlangsung tertib dengan pengawasan aparatur desa serta pendamping program sosial guna memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang berhak.

Kasi Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat (Ekbang dan Kesra) Desa Asem, N. Nurhalimah, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan hidup sehari-hari yang terus meningkat.

“Kami memastikan seluruh bantuan disalurkan sesuai data penerima yang telah diverifikasi. Harapannya, bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat serta memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” ujar Nurhalimah.

Ia menjelaskan, pihak desa terus berupaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, setiap tahapan penyaluran dilakukan secara terbuka dan mengedepankan prinsip keadilan sosial bagi seluruh warga penerima manfaat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Asem, Ajo Suharjo, menegaskan bahwa program bantuan sosial bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat desa.

“Pemerintah Desa Asem akan terus hadir di tengah masyarakat. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi, terutama bagi keluarga yang membutuhkan,” ujar Ajo Suharjo

Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan perlindungan sosial.

“Kemajuan desa harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi warga. Kami ingin masyarakat Desa Asem tumbuh menjadi masyarakat yang kuat, mandiri, dan sejahtera,” katanya.

Ajo juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam membangun desa.

Penyaluran bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari warga penerima manfaat yang berharap program serupa dapat terus berlanjut guna membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

Dengan tersalurkannya bantuan kepada 303 KPM, Pemerintah Desa Asem berharap program perlindungan sosial dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan keluarga di tingkat desa.(Azhari)