KAB. SERANG, (suarasiber.co.id) – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah secara resmi melaunching Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Swiss-Belinn Modern Cikande pada Senin, 27 Juli 2026. Peluncuran bertepatan dengan diterimanya Surat Keputusan (SK) Rekomendasi Penerapan Implementasi Manajemen Talenta dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.
Penyerahan SK rekomendasi secara simbolis oleh Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, disertai dengan pemukulan gong tanda dimulainya Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemkab Serang oleh Bupati Serang.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menuturkan saat ini telah dilaksanakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepemimpinan ASN, yang juga kemudian dilanjutkan dengan launching Manajemen Talenta. “Secara pribadi dan atas nama Pemda saya mengapresiasi Prof. Zudan selaku Kepala BKN yang telah menyetujui Pemkab Serang untuk mengimplementasikan manajemen talenta,” ujarnya kepada wartawan.
Ratu Zakiyah sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, dan Kantor Regional (Kanreg) III yang telah memberikan bimbingan, pembinaan, dan pendampingan dalam proses pemenuhan persyaratan manajemen talenta. Sehingga saat ini Pemkab Serang melaunching manajemen talenta.
“Semoga terus bermitra karena tanpa BKN kami tidak bisa melakukan hal yang terbaik, sehingga pembinaan dan pendampingan bertujuan agar ASN maupun para pejabat bisa mempunyai kualifikasi yang baik,” ucapnya.
Ratu Zakiyah mengatakan, bahwa semua ini dalam rangka mewujudkan birokrasi yang profesional, berdaya saing dan untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Serang. Karena menurutnya dengan manajemen talenta, semua ASN mempunyai peluang dan hak yang sama.
“Tinggal bagaimana ia memberikan atau menunjukkan talenta terbaiknya. Mengisi ruang-ruang yang ada di sembilan kotak yang telah disiapkan. Jadi kalau kata Pak Deputi tadi teruslah berinovasi, kemudian kalau ada kegiatan diikuti, ada bimtek-bimtek itu bisa dimasukkan ke dalam ruang-ruang yang ada di sembilan box atau sembilan ruang yang ada didalam manajemen talenta,” ungkapnya.
Dengan demikian jika ruang-ruang tersebut sudah terisi, sebut Ratu Zakiyah, maka ASN itu nantinya akan bisa ditempatkan di posisi yang terbaik sesuai jabatan yang kosong saat ini.
Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Iskandar Nordat mengatakan kegiatan launching manajemen talenta dirangkaikan dengan bimtek terhadap ASN yang diikuti para perwakilan OPD. Materi yang disampaikan terkait manajemen perubahan.
“Harapan kita, teman-teman yang di Bimtek ini sebagai agen-agen perubahan. Karena sekarang kan tuntutan masyarakat akan pelayanan yang baik itu cukup kuat, sehingga ASN dituntut untuk mampu berinovasi, akuntabel, bisa berkolaborasi, dan memiliki integritas tinggi,” ujarnya.
Teknis pelaksanaan bimtek tersebut yakni, kata Iskandar, ada beberapa kurikulum yang diberikan. Pertama tentang manajemen ASN, di mana ASN wajib melek tentang kepegawaian serta ASN tahu apa saja hak dan kewajibannya serta tugasnya.
“Itu dijelaskan oleh Kepala BKN Regional III dan pejabat di lingkup BKN. Baru selanjutnya nanti ada materi motivasi bagi ASN. Terakhir materi tentang pemahaman hukum (regulasi, aturan) itu yang harus dipahami oleh mereka. Sehingga kita datangkan praktisi dari universitas untuk membedah ilmu hukum dasar,” ucapnya.
Iskandar mengatakan kegiatan tersebut dilakukan selama 20 jam pelajaran atau selama dua hari. “Tadi sekaligus launching manajemen talenta dan bimtek,” katanya.
Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Zaldi Dhuhana, para Kepala OPD dan Camat, serta para pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Serang. (*)


