PANDEGLANG, (suarasiber.co.id) – Kabar gembira datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tapos 1, yang berlokasi di Kecamatan Cadasari, tengah menggenjot pembangunan fisik melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Proyek strategis ini merupakan bagian dari Program Direktorat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Anggaran 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, revitalisasi ini menelan anggaran senilai Rp888.697.082,- yang bersumber dari APBN. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan ini memiliki durasi 150 hari kalender, terhitung mulai 18 Agustus hingga 15 Januari 2026.

Kepala SDN Tapos 1, Halimi, S.Pd., menyambut baik proses pembangunan ini. Menurutnya, revitalisasi ini adalah angin segar bagi peningkatan kualitas lingkungan belajar siswa.

“Alhamdulillah, program revitalisasi ini sangat kami apresiasi. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi penerus yang lebih baik. Kami berharap dengan lingkungan sekolah yang lebih representatif, semangat belajar siswa semakin meningkat,” ujar Halimi saat ditemui di lokasi, baru-baru ini.

Pantauan di lapangan menunjukkan progres pembangunan yang signifikan. Struktur rangka atap baja ringan telah terpasang rapi di atas bangunan sekolah. Para pekerja tampak sigap menuntaskan setiap tahapan, mulai dari pemasangan rangka hingga persiapan pemasangan kembali material atap.

Yang menarik, proyek ini tidak hanya mengejar target penyelesaian fisik, tetapi juga sangat memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal ini terlihat dari spanduk besar bertema “Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja” yang terpasang jelas di area proyek. Para pekerja juga terlihat disiplin menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, seperti helm proyek, rompi keselamatan, sepatu bot, dan sarung tangan.

Penerapan standar K3 yang ketat ini memastikan bahwa proses pembangunan berjalan dengan aman tanpa mengorbankan keselamatan para tukang. Material bangunan bekas seperti genteng lama juga terlihat ditata rapi di halaman, menunjukkan manajemen proyek yang terstruktur.

Revitalisasi SDN Tapos 1 ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam pemerataan fasilitas pendidikan, khususnya di daerah. Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa, diharapkan seluruh proses pembangunan dapat rampung tepat waktu sehingga siswa-siswi dapat segera menikmati ruang kelas yang lebih nyaman, aman, dan modern.

Peningkatan infrastruktur ini diharapkan menjadi katalis positif bagi kemajuan pendidikan di Kecamatan Cadasari, sejalan dengan visi mencerdaskan kehidupan bangsa melalui penyediaan satuan pendidikan yang berkualitas.