LEBAK, (suarasiber.co.id) – Rapat Koordinasi Kebijakan Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) digelar di Aula Multatuli Setda Kabupaten Lebak, Rabu (9/11/2022).
Dalam acara rapat Koordinasi dihadiri, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Lebak Iyan Fitriana, Kepala Dinas Sosial Eka Dharmana Putra, Wakil dari Dinas Kesehatan, Kasi Ekbang Kecamatan Se-Kabupaten Lebak dan TKSK Se-Kabupaten Lebak, Adapun penyampaian materi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lebak dan Wakil dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak.
Kabag Kesra Kabupaten Lebak Iyan Fitriana mengatakan, capaian Forum ini belum maksimal, jadi penyempurnaan DTKS harus terus dilakukan.
“Kita memaklumi bersama betapa persoalan Jaminan Kesehatan terutama yang tercover BPJS masih sering terjadi dinamika,” ujarnya.
Ia mengatakan, sinergitas antara TKSK dan Kasi Ekbang Kecamatan agar lebih kuat lagi, dan bisa memberikan pendampingan ke teman – teman operator di Desa, agar DTKSnya terus di Update dan diperbarui.
Padahal, kata dia, anggaran BPJS khususnya PBI bersumber dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.
“Jadi harusnya Masyarakat Kabupaten Lebak tidak ada lagi yang tidak mampu atau tidak tercover oleh BPJS,”tuturnya
Lanjut Iyan, impian kami Lebak bisa mencapai program Universal Health Coverage (UHC) jadi ketika orang mau ke Rumah Sakit tidak perlu menunggu sekian hari.
“Minta doa dan suppornya ke semua Stakeholder semua, agar Lebak bisa mencapai UHC, Kadis Sosial juga telah merumuskan beberapa langkah strategis, muda – mudahan tahun 2023 bisa mencapai UHC,”pungkasnya.
(Azhari)


