LAHAT, (suarasiber.co.id) – Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih mengikuti panen raya padi secara serentak di 14 Provinsi, yang dibuka oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui virtual di Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.
Sementara, Panen Raya di Kabupaten Lahat sendiri dipusatkan di Desa Pama Salak, Kecamatan Jarai, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Diikuti oleh unsur Forkopimda dan seluruh OPD Pemerintahan Kabupaten Lahat.
Pada kesempatan tersebut, Widia Ningsih menyampaikan bahwa hari ini kita mengadakan panen raya serentak di seluruh Indonesia yang terdiri dari 14 Provinsi, ini merupakan presentatif dari program Presiden Prabowo. Asta cintanya ini ada enam salah satunya ini ketahanan pangan atau Swasembada pangan, alhamdulillah saya presentatif dari program pusat ini sama dengan program kami, terutama Pak Bursa dan saya bahwasanya sebelum ada Asta cita beliau.

“Kami juga mencanangkan untuk Swasembada pangan di Kabupaten Lahat, karena Kabupaten Lahat sangat potensial dijadikan lumbung pangan. Adapun luas pertanian sawah ada 40.000 ha. Tetapi anggaplah 22.000 hektar sawah yang produktif, sementara kendala yang dihadapi adalah pengairan yang tidak optimal, karena ada saluran irigasi yang rusak,” ujarnya.
Masih kata Widia, untuk mencapai program Swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Lahat akan secepatnya memperbaiki irigasi yang rusak, di wilayah kabupaten Lahat pada umumnya. Karena tadi mendengar laporan dari kepala Dinas Pertanian ada 70 hektar lebih hamparan sawah yang ada di Desa Pama salak, (Desa 4 Serangkai) jadi ini merupakan lahan yang potensial untuk pengembangan Swasembada Pangan.
“Mengimbau kepada masyarakat tolong jangan dulu dialih fungsikan lahan sawahnya. Sebab kita masih butuh pangan karena kita mendukung program pak presiden yaitu makan siang gratis atau Makan Bergizi Gratis, yang akan dilaksanakan di seluruh Indonesia secara bertahap,” jelas Widia.

Widia Ningsih menambahkan, dengan berjalannya program Pusat dan Daerah untuk 5 tahun kedepan, Insyaallah Lahat ini menjadi Lumbung Pangan.
“Maka dari itu, penuh harapan kita butuh kerjasama antara petani dan pemerintah, mari kita sama – sama fokus kerja guna mencapai ketahanan pangan sesuai dengan harapan kita semua,” tutupnya. (Elpan).


