PAGAR ALAM, (suarasiber.co.id) — Kota Pagar Alam kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih penghargaan sebagai Kota Kategori Zona Berkembang dalam Pemajuan Toleransi pada ajang Peluncuran Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Setara Institute di Hotel Artotel Mangkuluhur. Rabu (22/04/2025)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja Pemerintah Kota Pagar Alam dalam memperkuat nilai-nilai toleransi serta mencegah berkembangnya paham ekstremisme di tengah masyarakat.

Capaian ini tidak terlepas dari berbagai langkah strategis yang telah dilakukan, di antaranya Instruksi Wali Kota Pagar Alam Tahun 2025 tentang Penguatan Toleransi serta pembentukan Tim Sekretariat Terpadu Rencana Aksi Daerah (RAD) Pencegahan Ekstremisme. Kebijakan tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen politik di level kepemimpinan dalam menciptakan masyarakat yang harmonis, aman, dan inklusif.

Selain itu, transformasi dalam pengelolaan kewaspadaan dini, peningkatan partisipasi masyarakat, serta sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan capaian Kota Pagar Alam pada Indeks Kota Toleran tahun ini.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pagar Alam, Nyayu Dwi Lusiana, ST., M.Si, menyampaikan apresiasi dan harapannya atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam menjaga toleransi dan kerukunan di tengah masyarakat. Ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas kebijakan serta program yang menyentuh langsung kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur Forkopimda yang selama ini terus bersinergi menjaga stabilitas daerah.

Ke depan, Pemerintah Kota Pagar Alam berkomitmen untuk terus meningkatkan capaian tersebut, sekaligus menjadikan toleransi sebagai fondasi utama dalam pembangunan daerah. Semangat “Bekerja dengan Hati — Harmonis dan Toleransi” diharapkan mampu membawa Kota Pagar Alam menjadi daerah yang semakin maju, damai, dan berdaya saing.(Mr/El)