LEBAK, (suarasiber.co.id) — Progres revitalisasi SDN 1 Kadu Agung Barat terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, pembangunan telah mencapai 88 persen, menandai langkah penting dalam upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan di wilayah tersebut.
Proyek revitalisasi yang berfokus pada pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB) ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Berjalan dengan nilai Rp672.525.875. Pembangunan dilakukan untuk menjawab kebutuhan mendesak akan ruang belajar yang lebih layak, mengingat kondisi kelas sebelumnya tidak lagi memadai dan kurang mampu menampung jumlah siswa secara optimal.
Bendahara SDN 1 Kadu Agung Barat, Farah Fidawa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan revitalisasi ini. Ia memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, diawasi secara ketat, serta mengedepankan transparansi dalam pemanfaatan anggaran.
“Alhamdulillah, saat ini progres revitalisasi sudah mencapai 88 persen. Keberadaan tiga ruang kelas baru ini sangat kami butuhkan. Kami berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu dan memberikan kenyamanan belajar yang lebih baik bagi siswa kami,” ujarnya.
Farah juga menekankan bahwa revitalisasi ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kualitas pendidikan di SDN 1 Kadu Agung Barat.
“Harapan kami, dengan bertambahnya ruang kelas yang layak, semangat belajar siswa semakin meningkat dan guru dapat lebih maksimal dalam mengajar. Fasilitas yang memadai adalah kunci terciptanya proses pembelajaran yang efektif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Farah Fidawa menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat, Dinas Pendidikan, komite sekolah, serta masyarakat yang turut memberikan dukungan moral maupun pengawasan selama pelaksanaan pembangunan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mengalokasikan dana APBN, juga kepada komite sekolah dan masyarakat yang terus mendampingi proses ini. Semoga revitalisasi ini membawa manfaat besar bagi seluruh warga sekolah,” tutupnya.
Dengan capaian 88 persen tersebut, pihak sekolah optimistis pembangunan tiga ruang kelas baru akan selesai sesuai jadwal. Ruangan baru ini diharapkan dapat segera digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan berkualitas.(Azhari).


