LEBAK, (suarasiber.co.id) — Pemerintah Desa Bojongcae, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, terus berperan aktif dalam mendukung program nasional melalui pelaksanaan Program Ketahanan Pangan (Ketapang) di sektor peternakan.
Salah satu wujud nyatanya adalah program penggemukan ternak kerbau yang dilaksanakan pada tahun 2025 dan berjalan dengan lancar serta menunjukkan hasil yang positif.
Program ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional dan Astacita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kemandirian ekonomi, serta memberdayakan potensi desa sebagai basis pembangunan nasional. Melalui pengelolaan yang terencana dan berkelanjutan, Desa Bojongcae berupaya menjadikan sektor peternakan sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sebanyak lima ekor kerbau yang dikelola dalam program Ketapang tampak gemuk, sehat, dan terawat di kandang yang dibangun dengan standar kelayakan. Pola pemberian pakan, kebersihan kandang, serta pengawasan rutin menjadi faktor pendukung keberhasilan penggemukan ternak tersebut.
Kepala Desa Bojongcae, Ahmad Rosadi, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga sebagai investasi desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Program penggemukan kerbau ini merupakan bentuk komitmen kami di desa untuk mendukung program nasional dan Astacita Presiden RI. Alhamdulillah, pelaksanaannya berjalan lancar, ternak sehat, dan ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).
Pelaksanaan program tersebut turut dihadiri oleh pihak Kecamatan Cibadak dan pendamping desa, sebagai bagian dari monitoring dan pendampingan agar kegiatan berjalan sesuai perencanaan, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah Desa Bojongcae optimistis, melalui sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, serta pendamping desa, program Ketapang penggemukan kerbau ini dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh nyata kontribusi desa dalam menyukseskan agenda pembangunan nasional yang berkelanjutan.(Azhari)


