LEBAK, (suarasiber.co.id) — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Taman Baca Masyarakat (TBM) sekaligus renovasi Majelis Ta’lim di Hunian Sementara (Huntara) Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Selasa (10/2/2026)

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat mahasiswa dalam mendukung pemulihan sosial, pendidikan, dan keagamaan warga pascabencana.

Peletakan batu pertama tersebut menandai dimulainya pembangunan ruang literasi bagi anak-anak serta perbaikan fasilitas ibadah yang selama ini digunakan masyarakat setempat. Program ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih layak sekaligus memperkuat aktivitas keagamaan warga di kawasan huntara.

Koordinator Pusat BEM Banten Bersatu, Bagas Yulianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap kondisi masyarakat yang masih bertahan di hunian sementara selama bertahun-tahun.

“Peletakan batu pertama ini bukan hanya simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga bentuk komitmen kami untuk merawat harapan masyarakat. Sudah sekitar enam tahun warga hidup dalam keterbatasan di hunian sementara, sehingga kehadiran ruang belajar dan fasilitas ibadah yang lebih layak menjadi kebutuhan mendesak,” ujarnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Rizqi, menambahkan bahwa pembangunan TBM dan renovasi Majelis Ta’lim merupakan hasil kolaborasi dan semangat gotong royong mahasiswa bersama masyarakat.

“Taman baca ini diharapkan menjadi ruang tumbuhnya semangat belajar anak-anak, sementara renovasi Majelis Ta’lim menjadi bentuk kepedulian terhadap kehidupan spiritual warga. Kami berharap langkah kecil ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan perwakilan warga, Ketua RT Kampung Cigobang, Bared, yang menilai kehadiran mahasiswa memberikan harapan baru bagi masyarakat huntara.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian mahasiswa yang turun langsung membantu masyarakat. Kehadiran taman baca dan renovasi Majelis Ta’lim tentu sangat bermanfaat bagi anak-anak maupun warga di sini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, BEM Banten Bersatu juga mendorong pemerintah daerah dan pusat agar mempercepat penyelesaian pembangunan hunian tetap serta peningkatan infrastruktur dasar di wilayah Lebak Gedong.

Menurut mereka, masyarakat yang telah bertahun-tahun tinggal di hunian sementara membutuhkan kepastian dan perhatian lebih serius dari pemerintah.
Kegiatan peletakan batu pertama ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat setempat dan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan antara mahasiswa dan warga dalam membangun kembali kehidupan yang lebih baik di Kampung Cigobang.(Azhari)